Malam yang berkah belajar bersama guru, itulah yang dirasakan santri Boarding Arsyad Islamic School
#DIARY SANTRI: kesabaran dan keikhlasan semata-mata hanya mencari ridho Allah...
“Bagiku, santri yang senang berkhidmah lebih baik daripada santri yang rajin (belajar)”.
Di dunia pesantren, bagi santri tidaklah asing lagi dengan sebutan khidmah/ berkhidmah. Belajar secara terus-menerus bisa membuat santri menjadi pintar, tetapi kalau tidak berkhidmah apalah gunanya ilmu yang didapatkan. Bisa jadi ilmunya tidak berkah, yang artinya tidak menambah kebaikan untuk dirinya sendiri maupun orang lain. begitupun dengan Santri Boarding Arsyad yang berkhidmat bersama guru melalui belajar Kitab Ta'lim Muta'allim

Mendapatkan ilmu yang bermanfaat saja, tentu tidaklah cukup bagi santri, harus di dalamnya ada keberkahan. Ketika berkah sudah menyelimuti kehidupan santri, pasti ke depannya akan jauh lebih baik.
Ziyadah al-khair ba’da khair.
Di pesantren, para santri diajarkan mengenai beberapa syarat agar bisa mendapatkan ilmu. Syarat tersebut sudah terekam dalam kitab Ta’lim Muta’alim karangan Syaikh Burhanuddin Az-Zanurji :
Ingatlah untuk mendapatkan ilmu harus memenuhi enam rukun, yaitu :
1. Cerdas
(Atau bisa berarti bersungguh-sungguh)
2. Tamak
(Tidak pernah puas dengan ilmu yang didapat)
3. Sabar dan tabah
4. Biaya
5. petunjuk guru
6. waktu yang lama
Selain enam syarat mutlak di atas. Syaikh Burhanuddin Az-Zanurji dalam kitab yang sama juga menambahi beberapa syarat berikutnya yaitu:
Harus memantapkan niat yang baik, memilih guru yang tepat, memilih ilmu, memilih teman, bersifat tawadlu’, wara’, tawakkal, menjauhi perselisihan.
Ditambah lagi harus beradab (tata karma), adab terhadap guru, kitab, berdoa, mendengarkan, berdiskusi, bersyukur, bangun malam, memperbanyak dzikir, sholat dan lain-lain.
Setelah seorang santri mendapatkan ilmu.
Tahap selanjutnya yang harus dilalui adalah mengamalkan ilmu tersebut, yang diartikan manfaat untuk dirinya sendiri. Dimana pada tahap ini para santri berperilaku sesuai ilmu yang didapatkan. Beribadah kepada Allah SWT, berhubungan dengan orang lain, merawat alam (dunia), yang semuanya dikerjakan oleh santri berlandaskan dengan ilmu.
Selanjutnya yaitu masuk pada tahap ilmu yang memberkahi. Di sinilah santri dituntut tidak hanya bermanfaat ilmunya tetapi juga berkah. Pada tahap ini untuk mendapatkan ilmu yang berkah diperlukan adanya khidmah. Di pesantren berkhidmah memiliki arti melayani, rela berkorban untuk orang lain. Para santri akan belajar ikhlas melayani teman, guru-guru (asatidz), terlebih keluarga ,dalam (dzurriyah masyayikh). Lebih luas lagi berkhidmah juga dapat diartikan melakukan bersih-bersih di pesantren dan lain sebagainya.
Begitulah proses belajar santri di pesantren. Yang selain belajar dengan tekun sesuai tuntunan agama.
Harus melakukan khidmah agar ilmunya berkah.
ARSYAD ISLAMIC SCHOOL PEKANBARU
Info Sekolah : 08117575303
Sekolah Islam Berbasis Multimedia Binaan Alumni Timur Tengah
Pendaftaran Gelombang 2 : 01 Januari sampai 31 Maret 2021
Ayo Bergabung Bersama Kami
