Arsyad Islamic School Benteng Tangguh Iman Generasi Muda Muslim
Tahun berganti musim berubah, bukankah menyadarkan diri, bahwa betapa perkembangan zaman tak hanya semakin membawa dampak positif yang baik dan bermanfaat. Namun juga dampak negatif yang mengancam generasi muda untuk berprestasi, mengancam generasi muslim untuk menemukan jati diri islami.
Game online menjadi musuh nyata yang dapat mengikis iman sebagai seorang muslim yang baik dalam beragama. Narkoba dan miras menjadi musuh nyata yang bisa menghilangkan akal dan jiwa hingga merusak taqwanya seorang muslim dalam beragama. Apalagi zina yang merajalela juga menjadi musuh nyata yang bisa membinasakan aqidah seorang muslim dalam beragama.
Sungguh, tak ada harta yang paling berharga, tak ada yang paling bermakna dan tak ada yang paling indah selain memiliki keturunan yang shalih dan shalihah, anak yang mengenal agama, anak yang mengenal iman dan taqwa, anak yang taat pada Allah dan Rasulullah, karena kelak anak yang ditanami agama yang baik dan benar insyaAllah akan menjadi investasi akhirat yang sangat bermanfaat dan berharga dunia hingga akhirat.
Arsyad Islamic School, sekolah Islam beralamat di Jl. Imam Munandar no. 321, Tenayan Raya Kota Pekanbaru Provinsi Riau, sekolah Islam berbasis multimedia, binaan alumni Timur Tengah, dari tingkat TK, SDIT, SMPIT, Boarding dan MA menjadi lembaga pendidikan formal dan Tahfizh Qur’an sebagai non formal dalam misi membentuk para siswa yang beriman dan bertaqwa kepada Allah dan menjadikan para siswa yang taat beribadah dan beramal shalih. Serta dengan brand tahsin dan tahfizh Al Qur’an yang mengadopsi sistem metode Ummi Surabaya dan Mufrodat bahasa Arab khas Arsyad, siap membentengi generasi muda dari berbagai ancaman yang berbahaya, mengenalkan para siswa pada agama, mengajarkan peserta didik menjadi hamba Allah yang beriman dan bertaqwa.
Al Qur’an dan bahasa Arab, brand yang menjadi santapan ilmu yang sehari-hari diterima para siswa menjadikannya cinta pada Al Qur’an dan senang berbahasa Arab. Membaca Al Qur’an dengan baik, tahsinnnya, tajwidnya dan tartilnya, mampu mengahafal serta memuraja’ah ayat-ayat suci kalam Ilahi yang setiap hari juga menggema di seisi ruang kelas. Begitu juga berbagai macam kosakata dalam bahasa Arab yang dipelajari para siswa dan dipahami maknanya, bahasa Arab sebagai bahasa Al Qur’an dan bahasa Rasulullah Saw.
Seluruh siswa juga dibimbing oleh para murabbi yang kompeten dan profesional dalam mengajar. Menjadi pengajar, tak cukup hanya mengajar tapi juga mendidik. Menjadi pendidik, tak cukup hanya mendidik tapi juga menuntut ilmu, hingga Arsyad Islamic School menjadi wadah mengembangkan wawasan keislaman sebagai pendidik yang juga penuntut ilmu, karena berapa pun usia seorang muslim tetaplah harus dalam kewajiban menuntut ilmu, giat dalam belajar, semangat dalam dakwah, ikhlas dalam beramal, serta menjadi pendidik Arsyad Islamic School yang dapat digugu dan ditiru.
Ya, itulah guru.
Do’a, ikhtiar dan tawakkal seraya berpasrah diri pada Ilahi Rabbi semoga Allah melindungi dan menjaga. Maka sudah seharusnya merupakan bagian dari persiapan dalam menyempurnakan ikhtiar untuk membentengi diri agar generasi muda muslim terjaga dari bahayanya degradasi moral di akhir zaman ini. Penanaman aqidah, pembentukan karakter, hingga pendidikan Islam yang dapat menjadi benteng tangguh dan kokoh yang dimulai sejak dini.
Harapan, keinginan dan do'a tentunya, insyaAllah Arsyad Islamic School istiqomah dalam mengejewantahkan nilai nilai pendidikan yang tertuang dalam visi, misi dan tujuan agar dapat mencetak generasi Qur'ani, generasi muda muslim yang terbentengi dengan iman, taqwa dan mampu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat, hingga di hari akhir tiada lain yang didapat selain meraih ridho Allah SWT. Amiin yaa rabbal 'aalamiin.
Penulis: Dzulmar Nafiansyah
ARSYAD ISLAMIC SCHOOL PEKANBARU
Informasi Sekolah: 08117575303
