Tasmi Juz 30 Student Arsyad Islamic School
Memiliki hafalan Al Qur'an merupakan harta yang tidak ternilai harganya bagi para penghafal Al Qur'an, tak terkecuali bagi student Arsyad Islamic School.
"Tidak ada hafalan yang sedikit, berapa pun hafalan itu sangatlah berharga. Dan tidak ada hafalan yang lupa, yang ada hanyalah hafalan yang mengendap karena tidak dimuraja'ah". Begitulah motivasi yang dimiliki seorang penghapal Al-Qur'an untuk tetap semangat dalam menghapalkan Al-Qur'an.
Ayat demi ayat, surah demi surah menjadi rutinitas student dan tidak pernah dilewatkan oleh student Arsyad Islamic School untuk disetorkan kepada guru Al Qur'an di setiap harinya. Maka menjaganya menjadi suatu kewajiban mutlak yang harus diperhatikan oleh setiap student. Dalam rangka menjaga mutu hafalan, Arsyad Islamic School juga melaksanakan tasmi' hafalan Al Qur'an yang ditujukan untuk student dengan hafalan mutqin.
Tasmi' bermakna memperdengarkan hafalan surah oleh student di hadapan penguji. Nantinya penguji akan menyimak sambil menilai dan memberikan nilai ketuntasan hafalan, baik berupa tajwid maupun fashahah atau kelancaran hafalan. Bukan hanya kesiapan ingatan dan kualitas bacaan yang menjadi modal peserta tasmi', melainkan pula dibutuhkan keberanian, kesiapan mental dan fisik untuk mampu menyelesaikan tasmi' dari surah An Naba' hingga surah An Nas (Juz 30). Kegiatan ini juga dalam rangka menguji kualitas hafalan student dalam menyetorkan bacaan hafalan 37 surah yang ada di juz 30 sesuai urutan mushaf dalam sekali duduk.
Tasmi' hafalan Al Qur'an Juz 30 di Arsyad Islamic School untuk student SD, SMP Fullday dan MA dimulai pada Senin siang, 24 Januari 2022/ 21 Jumadal Akhirah 1443 H. Nasywa Devina Mecca (kelas 9) SMP IT Arsyad Islamic School adalah peserta tasmi' pertama, yang alhamdulillah mampu menyelesaikan setoran hafalan satunjuznya dalam waktu kurang dari 40 menit dengan nilai rataan SANGAT BAIK.
Diharapkan melalui tasmi' ini, bukan menjadi tujuan utama bagi student dalam menghafal Al Qur'an, melainkan dengan adanya tasmi' menjadi salah satu bagian dalam memurajaah hafalan Al Qur'an dan motivasi untuk terus semangat menghapal Al-Qur'an. Menghafalkan Al-Qur'an karena Allah, memuraja'ah karena Allah dan mengamalkan apa yang trelah dihafal juga karena Allah. Berteman dekat dan bersahabat karib dengan Al Qur'an sampai akhir hayat, Allah akan memberi syafa'at sebab Al Qur'an di akhirat kelak. Semoga yang demikian menjadi keberkahan dunia akhirat, aamiin.
By. Ust Pian
