Berhijrah dengan Menjaga Lisan dan Perbuatan
03 Agustus 2022 ---- Arsyad Islamic School Mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H. Acara ini mengusung tema Berhijrah dengan Menjaga Lisan dan Perbuatan. Acara diawali dengan pembacaan Al Quran oleh student ferdiyan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ustad Rio, penampilan student
serta penyampaian tausiyah. Kegiatan ini menghadirkan Penceramah Ust.
M. Nurhadi, S.Pd., M.Pd, acara berlangsung dengan khidmat, diiharapkan
kegiatan ini mampu meningkatkan iman dan takwa.
Ust.
M. Nurhadi, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa salah satu ciri manusia yang
dirindukan oleh surga adalah seseorang berusaha menjaga lisannya. Lisan
sebaiknya digunakan untuk hal-hal positif. Pilihlah kalimat-kalimat toyyibah
dalam berkata,karena lisan bisa mendatangkan dua hal yaitu sahabat atau
sebuah kebencian. Semisal jika melihat sesuatu yang indah ucapkanlah
"Subhanallah", insyaAllah akan mendatangkan rahmat dan keberkahan oleh
Allah Swt. Diakhirat kelak lisan tidak akan mampu berbicara, sehingga
kaki dan tangan yang akan menjelaskan tentang apa yang telah kita
perbuat di dunia ini.
Beliau juga menyampaikan, jika students ingin sukses amalkanlah lima jari berikut:
1. Jari jempol berkata "Saat belajar tidak boleh mengobrol''
2. Jari tunjuk berkata "jika belajar jangan mengantuk"
3. Jari tengah berkata "Saat belajar jangan lengah"
4. Jari manis berkata "Jika belajar jangan menangis"
5. Jari kelingking "Saat belajar jangan bising"
Selain
lisan, pendengaran yaitu telinga kita juga harus hijrah. Misalnya,
mengganti kebiasaan mendengarkan lagu menjadi kebiasaan bershalawat.
Sesuai dengan firman Allah "Innal laaha wa malaaa'i katahuu yusalluuna 'alan Nabiyy yaaa aiyuhal laziina aamanuu salluu 'alaihi wa sallimuu tasliimaa" artinya Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai
orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah
salam dengan penuh penghormatan kepadanya. Ini merupakan pintu
menuju jalan kebaikan, Insyallah Allah tidak akan menurunkan masalah
selagi lisan kita dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik serta beristigfar
kepada Allah, mudah-mudahan segala kebaikan yang telah kita lakukan
mendatangkan ridho Allah, keberkahan serta dijauhkan dari musibah. Acara
tabligh akbar ini diakhiri dengan kuis dan pembacaan doa, kemudian
seluruh students kembali ke kelas untuk melanjutkan pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
اِ
سلامة الإنسان في حفظ اللسان
"Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan"
(HR. Bukhari)
----- Semoga Artikel Ini Bermanfaat.
